Tim sepak bola terkenal Italia, Lazio, baru-baru ini memutuskan untuk mengakhiri kolaborasi mereka dengan Polymarket. Kebijakan ini diambil setelah pihak pengawas Italia menyatakan Polymarket sebagai entitas ilegal. Kesepakatan ini sebelumnya diharapkan akan memberikan kontribusi finansial yang besar bagi Lazio di Serie A.
Detail Kesepakatan Kerjasama
Lazio dan Polymarket menandatangani kesepakatan pada bulan April 2026 dengan nilai sebesar €19 juta. Perjanjian ini rencananya akan berlangsung selama dua musim dengan opsi untuk memperpanjang hingga 2028–2029. Hal ini penting bagi Lazio karena di musim sebelumnya, mereka adalah satu-satunya tim tanpa sponsor utama di seragam mereka.
Tantangan Regulasi di Italia
Penyebab utama berakhirnya kerjasama ini adalah peraturan ketat di Italia terkait iklan perjudian. Meskipun Polymarket mengklaim sebagai platform prediksi, Badan Bea Cukai dan Monopoli Italia (ADM) mengkategorikan situs ini sebagai layanan taruhan, yang akhirnya menyebabkan diblokirnya akses situs ini di Italia.
Efek Bagi Polymarket
Akibat keputusan ini, Polymarket kehilangan salah satu kerjasama bernilai tinggi di liga. Meskipun demikian, untuk menyelesaikan permasalahan, Polymarket masih akan memberikan pembayaran kepada Lazio untuk musim 2026/2027. Keduanya sepakat untuk menjaga hubungan baik dan mungkin akan mempertimbangkan kerjasama di masa depan jika kondisi regulasi memungkinkan.
Permasalahan Polymarket di Eropa
Situasi ini mencerminkan tantangan lebih luas yang dihadapi Polymarket di Eropa. Beberapa negara seperti Hungaria, Rumania, dan Spanyol sebelumnya juga telah memblokir situs ini dengan alasan serupa. Pada bulan Juni, sembilan otoritas Eropa, termasuk Belgia, Prancis, dan Jerman, mengeluarkan peringatan bersama terhadap pasar prediksi tanpa lisensi, menekankan risiko ilegalitas dan volatilitas finansial.
Langkah Selanjutnya Bagi Lazio
Pengakhiran kerjasama ini memaksa Lazio untuk mencari sponsor baru yang sesuai dengan peraturan yang ada. Sebaliknya, Polymarket harus menyesuaikan operasionalnya agar legal di negara-negara di mana mereka ingin beroperasi.
Harapan di Masa Depan
Walaupun menghadapi rintangan, kedua pihak masih terbuka untuk berdialog di masa depan jika ada perubahan dalam peraturan. Lazio tetap optimis bisa menemukan peluang kerjasama lain yang menguntungkan, sementara Polymarket berupaya untuk memperluas operasional mereka dengan menghormati regulasi Eropa. Dengan perubahan yang terus terjadi dalam regulasi dan perjudian, baik klub sepak bola maupun platform seperti Polymarket perlu tangkas dalam menavigasi kompleksitas hukum untuk memaksimalkan potensi kerjasama di masa depan.